BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam sebuah organisasi dibutuhkan suatu dorongan
agar seseorang tersebut mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Dorongan
tersebut dapat disebut sebagai suatu motivasi. Motivasi tersebut ada
bermacam-macam bentuknya. Dengan motivasi tersebut maka seseorang akan
bertanggung jawab dan semangat dalam pekerjaannya agar dapat mencapai tujuan
yang ingin dicapai.
Banyak hal yang harus dipelajari mengenai motivasi
terutama dalam manajemen. Antara lain seperti pengertian, asumsi dasar,
pendekatan, teori-teori, dan pendekatan sistem dalam manajemen.
Selain
itu, penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah
manajemen.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apakah
pengertian dari motivasi dan memotivasi ?
2. Apakah
asumsi dasar mengenai motivasi dan memotivasi ?
3. Apa
sajakah pendekatan dalam motivasi ?
4. Teori
apa sajakah yang terdapat dalam motivasi ?
5. Apa
sajakah pendekatan sistem dalam motivasi ?
C.
Tujuan
1. Memahami
arti dari motivasi dan memotivasi dalam manajemen
2. Mengetahui
asumsi-asumsi dasar mengenai motivasi dan memotivasi
3. Mengetahui
pendekatn-pendekatan yang ada dalam motivasi
4. Memahami
teori-teori dalam motivasi
5. Mengetahui
pendekatan sistem dalam motivasi
D.
Manfaat
1. Menambah
wawasan dan pengetahuan mengenai motivasi dalam manajemen
2. Sebagai
dasar penyusunan makalah selan
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Motivasi dan Memotivasi
·
Motivasi adalah karakteristik psikologi
manusia yang memberi kontribusi pada tingkat komitmen seseorang sehingga
menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku manusia dalam arah
tekad tertentu.
·
Memotivasi adalah proses manajemen untuk mempengaruhi
tingkah laku manusia berdasarkan pengetahuan mengenai ‘apa yang membuat orang
tergerak’.
B.
Asumsi
Dasar Mengenai Motivasi dan Memotivasi
1. Motivasi
biasanya diasumsikan sebagai suatu hal yang baik
2. Motivasi
adalah satu dari beberapa faktor yang menentukan prestasi kerja seseorang
3. Manajer
dan peneliti sama-sama mengasumsikan bahwa pasokan motivasi kurang banyak dan
perlu penggantian secara periodik
4.
Motivasi merupakan peralatan yang dapat
dipakai oleh manajer untuk mengatur hubungan pekerjaan dan organisasi
C. Pendekatan Mengenai Motivasi
1. Pendekatan
Tradisional
Pendekatan
ini selalu dikaitkan dengan Frederick Taylor dan manajemen ilmiah. Menurut pendekatan
ini motivasi seseorang didorong oleh keinginannya untuk memperoleh
gaji/uang. Manajer menentukan cara yang
paling efisien untuk melakukan pekerjaan berulang dan memotivasi karyawan
dengan sistem intensif upah. Manajer dianggap lebih tahu dari karyawan,
karyawan pada umumnya malas bekerja, tetapi dengan didorong intensif upah,
karyawan mau bekerja.
2. Pendekatan
Hubungan Manusia (Human Relation)
Pendekatan
ini sering kali dihubungkan dengan Elton Mayo dan para peneliti lain yang
sezaman. Menyatakan bahwa kebosanan dan pengulangan berbagai tugas merupakan
faktor yang menurunkan motivasi. Manajer dapat memotivasi karyawan dengan
memberikan kebutuhan sosial serta dengan membuat mereka merasa bermanfaat dan
penting, misalnya pertemuan pengajian, kegiatan arisan.
3. Pendekatan
Human Resource Management
Pendekatan
ini sering kali dihubungkan oleh Douglas McGregor yang menyatakan bahwa
kepentingan karyawan harus diperhitungkan, dengan kata lain tanggung jawab
terhadap perkerjaan, penyelesaian pekerjaan, dan prestasi kerja merupakan
sumber motivasi penting yang haus diperhitungkan untuk mendorong karyawan.
D.
Teori-Teori
Motivasi
Ø Teori
Isi Motivasi
a. Teori
Motivasi Maslow
Manusia
akan memenuhi kebutuhannya secara hierarkis, kebutuhan tersebut menurut teori
ini antara lain
1. aktualisasi:
kebutuhan untuk berkembang, kebutuhan untuk mewujudkan potensi diri.
2. pengakuan:
kebutuhan dihormati orang lain, kebutuhan mampu menyelesaikan pekerjaan.
3. sosial:
kebutuhan akan cinta, perhatian, perasaan bersatu, dan kontak dengan manusia
lain.
4. keamanan:
kebutuhan akan keamanan dan bebas dari ketakutan akan ancaman.
5. fisiologis:
kebutuhan akan udara, makan, minum, tempat tinggal, dan seks.
b. Teori
Motivasi Alderfer (ERG)
Teori ini beranggapan bahwa orang berusaha keras
untuk memenuhi hierarki kebutuhan tentang keberadaan yang berasal dari beberapa
kebutuhan fisiologis, hubungan (relatedness)
berasal dari kebutuhan berhubungan dengan orang lain, keluarga, atasan,
bawahan, teman, atau bahkan musuh, dan pertumbuhan (growth) mendorong seseorang untuk lebih kreatif atau lebih
produktif.
c. Teori
Motivasi David McClelland
Terdapat
tiga macam dorongan mendasar dalam diri orang yang termotivasi, antara lain
1. Kebutuhan
untuk Berprestasi
Orang
tersebut menginginkan tantangan, suka bekerja lebih lama, dan ingin menjalankan
sendiri usahanya.
2. Kebutuhan
Kekuatan
Orang
ini menginginkan posisi kepemimpinan, agresif, menuntut banyak, dan menyukai
pembicaraan di depan publik.
3. Kebutuhan
untuk Berafiliasi
Orang semacam ini menyukai hubungan yang akrab,
saling memahami, bersedia menolong orang lain, dan menyukai hubungan baik
dengan orang lain.
d. Teori
Motivasi Frederick Herzberg
Menurut
Frederick Herzberg ada dua faktor yang menentukan motivasi seseorang, yaitu :
1. Faktor
Penyebab Ketidakpuasan (Dissatisfiers)
Yaitu
semua yang mempengaruhi konteks tempat pekerjaan dilakukan. Tidak ada kepuasan
kerja dan motivasi.
2. Faktor
Penyebab Kepuasan (Satisfiers)
Yaitu semua yang berkaitan dengan isi pekerjaan dan
imbalan prestasi kerja. Ada kepuasan kerja dan motivasi terdorong.
Ø Teori
proses
1. Teori
Pengharapan Vroom
Menyatakan
bahwa motivasi seseorang tergantung dari antisipasi hasil dan probabilitas
tujuan orang tersebut akan tercapai. Ada dua jenis pengharapan seseorang,
yaitu:
a. Pengharapan
usaha-prestasi.
Jika
individu percaya bahwa usaha yang dilakukan dapat mendatangkan hasil maka
pengharapan menjadi tinggi, tetapi jika tidak yakin usaha yang dilakukan akan
membuahkan hasil maka ia mempunyai pengharapan kecil.
b. Pengharapan
prestasi-hasil.
Misalkan
seseorang mempunyai pengharapan bahwa prestasi yang baik akan menigkatkan gaji,
dia mempunyai pengharapan prestasi sehasil yang tinggi.
2. Model
Porter-Lawler
Mengatakan
bahwa prestasi kerja akan mendorong kepuasan kerja. Prestasi kerja tersebut
menghasilkan dua macam balasan, yaitu:
a. Intrinsik
Balasan
yang berasal dari internal kerja itu sendiri seperti pengakuan mencapai
prestasi tertentu.
b. Ekstrinsik
Balasan
dari pihak luar seperti gaji dan promosi.
3. Teori
Motivasi Keadilan (Equity Approach)
Mengatakan
bahwa motivasi, prestasi, dan kepuasan kerja merupakan fungsi dari persepsi
keadilan yang dirasakan oleh karyawan terhadap balasan yang diterimanya.
4. Teori
Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory)
Memfokuskan pada penetapan tujuan
tersendiri, jika tujuan cukup spesifik dan menantang, tujuan dapat menjadi
faktor pemotivasi yang efektif baik untuk individu maupun kelompok
Ø Teori
Reinforcement
Proses
reinforcement berasal dari stimulus tertentu yang kemudian mendorong perilaku
tertentu, kemudian karena menjalankan perintah dengan baik sehingga muncul
konsekuensi tertentu. Karena balasan yang diterima orang tersebut menyenangkan,
maka di masa mendatang dia akan mengulangi respon yang sama, yaitu apabila
diperintah oleh atasan dia akan mengerjakan dengan baik.
E. Pendekatan sistem dalam motivasi
Variabel
yang mempengaruhi motivasi dalam organisasi
1. Karakteristik
Individu
a. Minat
b. Sikap
-
Terhadap diri sendiri
-
Terhadap pekerjaan
-
Terhadap aspek dari situasi kerja
c. Kebutuhan
-
Keamanan
-
Sosial
-
Prestasi
2. Karakteristik
Pekerjaan
3. Karakteristik
Situasi Kerja
a. Lingkungan
kerja langsung
b. Organisasi,
sistem penggajian, budaya organisasi
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
ü Motivasi
adalah karakteristik psikologi manusia yang memberi kontribusi pada tingkat
komitmen seseorang sehingga menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan
tingkah laku manusia dalam arah tekad tertentu.
ü Memotivasi adalah proses manajemen untuk mempengaruhi
tingkah laku manusia berdasarkan pengetahuan mengenai ‘apa yang membuat orang
tergerak’.
ü Asumsi
Dasar Mengenai Motivasi dan Memotivasi
1. Motivasi
biasanya diasumsikan sebagai suatu hal yang baik
2. Motivasi
adalah satu dari beberapa faktor yang menentukan prestasi kerja seseorang
3. Manajer
dan peneliti sama-sama mengasumsikan bahwa pasokan motivasi kurang banyak dan
perlu penggantian secara periodik
4. Motivasi
merupakan peralatan yang dapat dipakai oleh manajer untuk mengatur hubungan
pekerjaan dan organisasi
ü Pendekatan
mengenai motivasi ada 3 macam, yaitu :
a.
Pendekatan tradisional
b.
Pendekatan hubungan manusiawi (human
relation)
c.
Pendekatan human resource management
ü Teori-teori
dalam motivasi :
1. Teori
isi motivasi
a. Teori
motivasi maslow
b. Teori
motivasi alderfer (ERG
c. Teori
motivasi David McClelland
d. Teri
motivasi Herzberg
2. Teori
proses
a. Teori
pengharapan vroom
b. Model
porter-lawler
c. Teori
motivasi keadilan (equity approach)
d. Teori
penentuan tujuan (goal setting theory)
3. Teori
reinforcement
ü Pendekatan
sistem dalam motivasi
Variabel
yang mempengaruhi motivasi dalam organisasi :
-
Karakteristik Individu
-
Karakteristik Pekerjaan
-
Karakteristik Situasi Kerja
10cric login – the best new casino & free spins online
BalasHapusTop 10 Casino Bonus Offers · 1. 10Cric starvegad Casino Bonus – 100% Up To €130 10cric · 2. Welcome Bonanza Casino Bonus – 100% ทางเข้า m88 Up To €130 · 3. Slotocash Casino Bonus – 100%
Skybet Casino | A Member of The Malta Gaming Authority
BalasHapusSkybet Casino great air jordan 18 retro toro mens sneakers offers a unique air jordan 18 retro red suede from us gaming experience and the show to buy air jordan 18 retro varsity red potential for a long-term profit. Sign up for our new bestest air jordan 18 retro varsity red sportsbook offer and receive a welcome air jordan 18 stockx sale